GELIAT KAKI LIMA SEPANJANG JALAN TUBAN – BOJONEGORO

Sudah tidak aneh lagi, kalau usaha yang satu ini kini mulai membanjiri kota – kota kecil. Salah satunya adalah di sepanjang jalur pantura tuban sampai bojonegoro.  Bahkan! Masuk di gang – gang kecil di perkampungan. rengel, soko, plumping dan kota – kota kecil lainnya. Banyaknya home industry kreatif yang kini berkembang  juga turut andil mendorong perekonomian rakyat secara merata. Sehingga para pedagang kaki lima pun turut merasakan dampak positif dari perputaran ekonomi tersebut. Salah satunya adalah kampung karya. Yang ada di kota rengel kabupaten tuban. Kampong karya di dirikan oleh bpk narko affandy. asli putra daerah yang beberapa waktu lalu mendapatkan penghargaan santiprenuer award di Jakarta.

IMG_20170304_113122
bpk narko efendy ( berpeci batik )

Tidak mudah memang memulai usaha yang satu ini, tapi di artikel sebelumnya sudah di jelaskan secara gamblang satu demi satu strateginya!!

Semakin menjamurnya pedagang  kaki lima mungkin juga karena membaiknya  perekonomian rakyat dan naiknya gaya hidup. ( social  lifestyle ). Namun begitu’’ kondisi ini tidak serta merta di ikuti oleh restoran atau rumah makan, sudah banyak sekali rumah makan – rumah makan yang berdiri hanya seumur jagung.

Sangat kontras dengan para pedagang kaki lima yang mengalami kemajuan secara signifikan. Sudah jelas!! Ini karena warung – warung tenda,( para pedagang kaki lima ).  bisa menyajikan suasana kekeluargaan, suasana yang nyaman dan jauh dari kesan formal yang membosankan. Maka dari itulah konsumen lebih memilih  warung tenda dari pada rumah makan atau restoran. “ termasuk si penulis.

Ada lagi yang membuat warung tenda lebih menarik’ yaitu!! Spanduk. Rata – rata rumah makan atau restoran akan memakai banner, yang dalam beberapa bulan saja warna akan pudar. Lagi pula banner tidak memberi kesan yang mencolok. Sehingga pemakaian banner kurang di minati oleh warung tenda!! Kecuali dalam keadaan terpaksa. Karena sepanduk lukis membutuhkan waktu yang relative lama pengerjaannya.

triez.jpg
karya triez la

yang menarik lagi  daripada para pedagang kaki lima, terutama warung tenda!  Yaitu kesamaan daerah. Rata – rata mereka dari kota yang sama. Lamongan dan tuban.  Dan ciri khas dari pedagang tersebut bisa di ketahui dengan pemakaian sepanduk lukis.  Spanduk lukis itu sendiri juga membawa ciri khas tersendiri. Ada perbedaan, antara spanduk yang di buat di jawa timur, utamanya dari lamongan dan tuban  Dengan sepanduk yang di buat dari kota – kota lainnya. Mungkin pada jahitan, corak, warna ataupun bentuk lukisannya.

Kalaupun ada perajin sepanduk yang bisa menyamai bentuknya. Bisa di pastikan mereka pasti berasal dari dua daerah tersebut.

Geliat para pedagang di sepanjang jalan antara bojonegoro sampai tuban, itu tak lepas pula dari wacana pemerintah membangun jembatan dari desa nggemblo tuban – ke desa prigi bojonegoro. Sehingga mempermudah  akses lalu lalang perdagangan dari dua kabupaten tersebut. Program – program pemerintah yang mengebut sector pariwisata juga turut andil menjadikan kota kecil rengel ini menjadi incaran para pedagang. Program pemerintah yang terbaru dari kota rengel tersebut salah satunya adalah”. Akan di bangunnya icon baru wisata ”water boom sendang mberon” . yang memiliki luas lebih dari 100 seratus hektar.

IMG_20160703_110927.jpg

IMG_20160703_110933_1.jpg
sendan beron

 

Hal itulah yang membuat kota tersebuat bak seorang gadis yang menawan. Memang! Area wisata ini sekarang masih di penuhi dengan ganggang dan rumput – rumput liar. Tapi setelah tersentuh oleh program pemerintah! Area ini akan menjadi primadona baru wisata di tuban dan bojonegoro. Yang secara geografis memang berdekatan.

by : junz

Usaha berkembang part II

 

Perubahan pola berpikir ( mindset setting )

jkichan

Kemaren saya sudah sharing tentang beberapa usaha yang prospektif, lalu bagaiman cara

Memulai suatu usaha sedang kita tidak mempunyai apapun untuk sebuah modal.”

 Sahabat!! Di sinilah kita harus di tuntut berpikir secara rasional. Memang tak semua orang di berkahi keberuntungan dengan apa yang di miliki orang tua. Sebagian orang harus jungkir balik banting tulang hanya untuk kebutuhan sehari-hari tanpa ada kepastian kedepannya,  ada pula orang yang banyak kesempatan  di tunjang dengan kemampuan, namun suka membuang-buang waktu dengan percuma.

Sahabat.” Jika satu pintu tertutup, maka allah akan membuka pintu-pintu rizki yang lain. Ingat!  Rizki bukan hanya  materi. Kita lihat diri kita’ kita punya mata, punya tangan, punya kaki, punya badan yang sehat. Dan ada satu hal yang membuat kita sempurna” yaitu akal.” Dengan akal kita bisa mengukur, memprediksi apa yang akan terjadi nanti dengan keadaan kita yang seperti itu. Lalu apa yang harus kita lakukan untuk itu. Apakah kita harus diam pasrah dan banyak berpangku tangan, tentu tidak bukan! Kita tidak bisa memikirkan diri sendiri, usaha apapun itu kalau kita hanya memikirkan diri sendiri.” Ujung-ujungnya kita hanya akan mengejar  gaya hidup, dan kurang bisa di rasa manfaatnya secara luas.

Setelah kita koreksi diri, lalu kita berpikir apa yang kita punya’  harus di mulai dari mana! Lakukanlah.” Kita lepas gengsi  dan menggantikanya dengan semangat kerja  yang membara. Kita jadikan kebanggaan dari setiap tetes keringat kita untuk sebuah impian yang mulya.” Kita bayangkan senyum anak kita nanti mengembang dengan hasil kita, lalu kita bantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.  Kita juga harus  tau apa yang benar-benar kita butuhkan dalam hidup. Yang tidak perlu kita tinggalkan saja.”  Okelah!! Jadi nglantur saya, sudah kebiasaan mungkin. Hahoha!

Intinya.” Kalau kita benar-benar tidak punya apa-apa, kita punya tenaga ya kita gunakan tenaga itu. Yang penting tanggung jawab, dan dapat di percaya.  Dari situ kita akan dapat pengalaman dan ketrampilan dalam suatu pekerjaan untuk  sebuah usaha nantinya!

Dan Jangan pernah menganggap suatu pekerjaan itu hina! Asalkan HALAL, lakukan saja. Contoh,  MEMULUNG!! Mungkin bagi sebagian orang pekerjaan ini sangat hina, namun kalau kita mau berkembang,” dari memulung kita bisa belajar!  Kita jadi tau, sampah saja bisa jadi uang. Lalu kita pelajari, sampah-sampah ini larinya kemana?  Lalu kita juga tau!! Perbedaan harga dari jenis sampah tersebut selisihnya berapa!  Setelah ada modal,  jadi pengepul, dengan modal ilmu ketika masih jadi pemulung. Dari sini kita sudah naik pangkat!

rosok

 Jika sudah terkumpul  banyak modal,’ itulah saatnya kita KERJA CERDAS. Kerja dengan sistem manajemen, agar terus berkembang dan berkembang.  Pokoknya kerja apapun asal halal lakukan dan lakukan. Si Gengsi  dan si Malu di kubur dulu.

Oke itu dulu uneg-uneg saya’  yang mau berkomentar silahkan…!! tidak harus sopan, caci maki juga saya terima!!  Sayakan orang baik, 🙂

Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabaroka….tuh!!

 

 

 

 

 

 

 

By: muket

hebat!! pecel lele desa pengok buka di luar negri.. ihh ngerrri…

Wira usaha berkembang! Kenapa tidak?

 

Exif_JPEG_420  Oke for all…….  my frend’s, kali ini saya akan shering /berbagi pemikiran. (ideologi bisnis) tentang apa yang di namakan sebagai pelaku usaha dan usahawan berkembang. Nah! Kira – kira apa sih, bedanya!  antara pelaku usaha dan usahawan berkembang? Hehehe’ sebenarnya, ini ilmu pribadi dan rahasia. Karena sang penulispun baru tahap observasi  dan uji coba. Namun nggak papalah, untuk berbagi ilmu dan visi terhadap hal-hal yang membangun, kenapa tidak! Oke, langsung saja pada pokok bahasan.

Pertama, saya akan berbagi  pemikiran saya tentang pelaku usaha (wiraswasta).   Ada

banyak sekali jenis usaha yang bisa di jalankan seseorang. Mulai pekerja serabutan, pedagang, seniman bahkan ada banyak sekali jenis usaha yang di kendalikan oleh satu orang. Kok bisa ya!  Hehehe. Itulah yang akan saya sampaikan.

Contohnya!!.. siapa sih yang nggak kenal produk-produk seperti, indofood, unilever, wings, atau produk tehnologi” seperti maspion, hitachi dan masih banyak sekali produk-produk lainya. Tidak hanya membuat satu produk saja! Perusahaan tersebut juga membuat berbagai jenis produk, mulai dari makanan, elektronik , alat berat dan sebagainya. Hmmm! Hampir setiap hari kita pasti memakai produk mereka.

Jika pelaku usaha menguasai ilmu bisnis, maka tak akan sulit baginya untuk mendirikan banyak usaha sekaligus. Namun sayang sekali, di zaman yang serba bisa di jangkau ini seorang pelaku usaha cenderung nyaman dengan satu usaha saja. Hehehe.. !! pasti dalam hati anda! orang ini nggak bersyukur

Rasa syukur itu hanya di miliki orang-orang yang tangguh dan pekerja keras, namun juga sadar. Bahwa apapun hasil dari apa yang di usahakan adalah kehendak ALLAH” pastinya.  Sekalipun harus jatuh bangun, tak ada istilah mengeluh. Hmmm! Melenceng dari topik ya! Hehehe, maklum. Penulis baru bangun dari nglindor.  Hahaha.

Oke kembali ke topik’ sebagai pelaku usaha , tentu kita ingin usaha kita bisa di rasakan manfaatnya  oleh banyak orang. Baik produk dan juga peningkatan sumber daya manusianya tersebut.

Jadi selain kita mendapat keuntungan, orang lain pun turut  bisa kita berdayakan. (mengurangi pengangguran)

Nah! Bagaimana supaya kita bisa berkembang?

Sekarang ini peluang sangatlah banyak, tinggal kemauan dan mental kita saja yang harus di siapkan. Usaha apapun itu” berdagang, jasa, atau apapun itu yang penting kita kerjakan dulu dengan managemen yang ketat dengan target-target tertentu.

Kenapa harus target?

Itulah nanti yang akan menuntun kita untuk berkembang, dari satu usaha ke usaha lainya. Satu refrensi saja! Mungkin, atau sebentar lagi. Masyarakat ekonomi asia (MEA) akan berlaku di negara kita.

Itu berarti’ pasar kita akan melebar luas sekali, kalau mental kita tidak kita siapkan untuk ini.

Maka kita akan jalan di tempat, bahkan bisa saja kita tak mampu berkompetisi dengan kompetitor-kompetitor dari negara lain. waH!! Na’udzubillah. Jangan sampai itu terjadi. Kalau perlu kita yang harus expansi  ke luar negeri. Anda pasti tau! Si AUDUN saja, bule dari norwegia itu tergila-gila dengan kuliner indonesia yang namaya nasi padang . sampai-sampai tercipta lagu yang begitu merdunya! Sehingga membuat sang penulispun lapar” Hehehe.

Kalau kita lihat dari kaca mata bisnis, itu adalah kesempatan besar untuk kita melakukan expansi

Di mana kuliner indonesia adalah kuliner yang sangat-sangat hebat di mata dunia, hanya saja! Kita kalah promosi dari si orang tua itu’ dari negara paman sam itu lho!! Apa sih itu? Di bandingkan dengan pecel lele,kepiting asam manis/ saus padang, soto,rawon. Dan masih banyak lagi. Bandingkan saja dengan menu si orang tua tersenyum itu, ayam di bungkus tepung lalu di goreng. sambalnya pun hanya saos. Wee…h!  di makan ama nasi nggak enak lagi’ menurut saya.

Beda sama kuliner kita! Ayam goreng, bebek goreng, sambalnya… lalapannya… nasinya harum.. aroma pandan. Hehehe! Lapar lagi saya. Karena saya lapar… kita bahas topik ini ke blog berikutnya

Cap cussss…

 

 

By: muket/muhong/corner.art/

Muhamedjunzcorner. tumplek

Bleg dadi siji, manunggaling

Kulo dewe.

STRATEGI SUKSES’ BISNIS SARI LAUT AYAM GORENG PINGGIR JALAN

 

Strategi sukses’ bisnis sari laut atau ayam goreng pinggir jalan.

Nah! Brow’ barangkali sangat sedikit artikel yang membahas tentang bisnis yang satu ini. Padahal pekerjaan ini cukup sangat menjanjikan di masa-masa yang akan datang,  untuk itu bagi siapa saja yang berminat dari pada kluntang klantung  baiknya kita ambil usaha ini saja, hehehe!

Oke! Langsung saja, nggak perlu bertele-tele. Berikut  tips dan trik bisnis (pedagang kaki lima )

1.buatlah spanduk yang menarik

2.ciptakan suasana bersih dan nyaman

3.yakinkan! kalau masakan anda sudah standart, atau kalau bisa yang istimewa dari pada yang lain.

4.yang paling penting nich! Yaitu:pelayanan.

Kenapa yang pertama spanduk!  Bukan masakan yang’. sedDapnya….! 🙂 “. Kata upin ipin

Begini brooh…! spanduk adalah bagian warung yang pastinya pertama kali di lihat orang”.  ini khusus untuk warung baru lo ya brooh.. kalau udah lama dan punya banyak pelanggan karena masakan yang top… bingits! Nggak pakek spanduk atau mungkin jualan di tengah-tengah kuburan pun tetap di cari orang.” Hehehe.

llll
tempat bersih dan nyaman

Buatlah spanduk yang top banget, yang menyala-nyala’ yang indah di pandang. Ibarat kalau ada orang lewat nich”. nglihat spanduk kita di pinggir jalan,  nggak mau berhanti sejenak!  ya… untuk sekedar pesen Es teh mungkin.!  Maka dia bisa nabrak karena pesona seni yang ada pada sepanduk kita”,  Hehehe…”

Spanduk ibarat  cinta pada pandangan pertama broch… maka dari itu gue kasih saran. buatlah spanduk pada ahlinya’.salah satunya! bpk, M YARJIUN. Di desa pengok banyubang  kecamatan grabagan. Info lengkapnya… di sini bro…  https://junzblog.wordpress.com/2016/07/19/spanduk-exklusif-dari-pegunungan/

lllll.jpg
spanduk menarik..

Lanjut nich! Yang ke 2 (dua) suasana yang bersih dan nyaman. Setelah kita masuk ke sebuah warung”.  yang kita perhatikan pastinya kebersihan dan kenyamananya. Tempatnya enak! Orangnya nggak banyak tingkah (nggak banyak tatto, tidak bau alkohol/tidak minum-minumankeras,sopan dll) ini ada hubunganya dengan trik yang ke empat, untuk itu kita langsung saja ke trik yang ke tiga.

klklll
jalin suasana kekeluargaan

Masakan yang enak. Untuk para pemula! Kita harus yakin kalau masakan kita sudah mampu untuk bersaing’. Bila belum merasa begitu! Ya alangkah baiknya kita asah kemampuan kita dulu. Dengan bekerja di warung-warung  senior tentunya! Sambil asah kemampuan, pun kita dapat tambahan modal pastinya! Atau paling tidak pesangonlah”. Hehehe.

Yang terakhir nich! Yaitu pelayanan. Titik nggak pakek koma”. Yang satu ini nich pastinya jadi jurus pamungkas yang terakhir. Kalaupun spanduknya menarik,,, tempat nya enak.. masakan seddap… tapi pelayanannya nggak mbejaji”. Istilah kerennya.

Entah orangnya kurang sopan, atau pesan tunggunya lama’ alias lamban (emang satu ini yang banyak bikin orang jengkel ).

pokoknya!…  seenak apapun masakannya kalau pelayanan buruk, maka”, tinggal menghitung hari! bisa di pastikan”. AKAN gulung tikar, alias wassalam.

Nah broh.. begitulah kira-kira tips tips yang bisa saya sampaikan. Tentunya pekerjaan apapun itu tergantung rezeki orangnya juga! Karena semua itu sudah ada yang mengatur, namun begitu semua bidang tentunya membutuhkan skill dan strategi sebagai bentuk ikhtiar. Jika semua sudah di usahakan dengan sebaik baik mungkin namun hasil belum maksimal, di situlah kita letakkan rasa pasrah kita’. TAWAKKAL, dan pada akhirnya kita akan menemukan nikmatnya sebuah keSABARan.

BERDO’A, BERPIKIR,  BERUSAHA, BERSABAR DAN TAWAKKAL  terus menerus tanpa berputus asa! Maka kita pasti BERJAYA. MAN JADDA WAJADA.  Wassalam…!

 

 

 

By: muket

 

KAMPUNG SEA FOOD

 

       Anda pasti berpikir! Kampung sari laut itu terletak di dekat pantai ataupun di pesisir laut, ternyata pemikiran anda itu salah. Karena ternyata! Kampung sari laut itu jauh dari laut, bahkan! berada di atas pegunungan.

Untuk itu marilah kita simak uraian berikut ini. Kampung sari laut! Terletak di kecamatan grabagan kabupaten  tuban. Tepatnya di dusun pengok, desa banyubang.  Nah! Kenapa di sebut demikian karena sebagian  atau bahkan separuh lebih dari penduduk kampong tersebut bermata pencaharian sebagai pedagang kaki lima. Dan rata-rata mereka itu berjualan makanan laut seperti.kepiting,kerang udang dan  juga kombinasi  Ayam goreng.  yang menariknya lagi nich, Hampir!  95% mereka yang memulai usaha ini Berhasil dan sukses semua! Ada beberapa pedagang kaki lima dari Kampung sea food, yang telah kami survey.

Salah satunya adalah Adik yang bernama ZUMAEDI, kenapa saya panggil Adik! Karena usia dari pengusaha satu ini terbilang masih sangat muda!  Yaitu baru berusia 23 tahun. Namun demikian pemuda kelahiran dari kampong sea food yang satu ini bisa di katakana sangat sukses. Karena di usianya yang baru menginjak dewasa, ia sudah berhasil sukses dan mandiri!

 

med
ZUMAEDI

Sebelum ia sukses dan mandiri, ia mengawali usahanya dengan membantu pamannya yang punya usaha sea food di semarang yang cukup terkenal pula di sana. Yaitu warung makan DAHAR LARAS letaknya di jalan tentara pelajar atau akrab di sebut Pasar kambing! Selepas lulus dari pendidikan menengah pertama ia hijrah ke semarang dan memulai sekedar bantu-bantu pamannya hingga akhirnya iapun  memutuskan untuk hijrah ke boyolali dan buka usaha warung makan disana (PKL).

 

Hebatnya! Hanya dalam rentan beberapa tahun saja! ia sudah berhasil memiliki beberapa property. Itulah salah satu profil  dari pengusaha muda (young exkutif) dari kampong sea food dan tentu masih ada ratusan pengusaha-pengusaha muda lain pastinya. Rata-rata mereka tersebar di wilayah boyolali,solo,klaten,wonogiri,sukoharjo dan beberapa kota lain di seluruh Indonesia.

Munculnya banyak pedagang di kampong sea food tersebut juga menumbuhkan orang-arang  kreatif’ seperti bapak M.YARJIUN yang mempunyai slogan corner.art maju-jaya. Beliau bergerak di bidang jasa,  Seperti pembuatan spanduk, pembayaran listrik, agen pulsa, sablon, dan usaha percetakan lainya.

aku.jpg
M.YARJIUN

Seperti kata pepatah! Di mana ada asap di situ ada api.  Munculnya kampung sea food ini membuat  beliau kebanjiran order sepanduk. Mulai dari orang-orang lokal hingga ke luar jawa. Kemajuan ekonomi kampung sea food (desa pengok-banyubang) ini memang luar biasa di banding desa-desa di sekitarnya, seiring berjalannya waktu, masih terus tumbuh dan selalu berkembang dari hari ke hari, tahun demi tahun seakan-akan kampung sea food ini adalah sumber  enterprenuer, dari generasi ke generasi, pencipta lapangan kerja’ dan pioneer-pioneer pengusaha muda (young exkutif) dari kecamatan GRABAGAN KAB-TUBAN

bersambung …… ke blog berikutnya.

spanduk exklusif dari pegunungan

Di atas gunung di sekitar ketinggian 600 meter dari permukaan laut, terdapat seseorang yang sangat luar biasa menurut kami. yaitu mas M. yarjiun. tepat nya di desa pengok banyubang grabagan tuban. seorang bapak satu anak ini sehari-hari bekerja sebagai kuli batu sebelum menjelma menjadi seorang seniman yang berbakat. karena kebutuhan yang mendesak dan pekerjaan yang tidak menentu sebagai seorang kuli, pada suatu hari’ saat beliau beristirahat dan bersandar pada sebuah bongkahan batu besar setelah ia kelelahan sehabis bekerja. ia berpikir! saya punya kemauan, saya telah lama berpetualang! saya harus punya pekerjaan sampingan. akhirnya! pada suatu hari ia bergabung dengan sebuah MLM. karena ia masih aktif juga sebagai seorang kuli waktu itu’ bisnis mlmnya pun, tidak berjalan.                                                                                                                                                                             akhirnya!  beliaupun ikut menjadi sales kaligrafi milik teman lama yang kebetulan berjumpa dan mengajak beliau bekerja.  di situlah! beliau seakan menemukan dunia nya. menemukan seorang guru dan inspirator terhadap seni. beliaupun mempelajari tehnik-tehnik membuat kaligrafi, melukis dan sebagainya. dan pada suatu hari’ ada seseorang yang sedang mencari jasa pembuatan sepanduk’ tanpa berpikir panjang beliaupun bersedia menjadi perantara dengan harga yang murah, karena beliau punya seorang paman yang telah lama buka usaha warung, akhirnya orang itupun percaya begitu saja dengan beliau.

Nah! beliaupun mendapat proyek pertamanya saat itu. apakah beliau senang dengan proyek itu! Tidak juga. beliau belum pernah menggambar, belum tahu catnya jenis apa! nyarinya dimana?belum lagi di pusingkan dengan harga kain permeternya berapa? tpi saat itu beliau sudah siap dengan konskwensinya, walaupun  ia harus merogoh kocek dalam sakunya! alias tombok karena rugi. tapi beliau jalani itu semua dengan senang hati dan ikhlas. ia cari informasi kesana-kemari’ akhirnya dapat juga peralatan yang di butuhkan. dan dari situlah karir beliau di mulai, dan hingga saat ini tentunya.

               berikut sepenggal kisah dari seseorang yang menginspirasi kita semua! semoga bermanfaat MAN JADDA WAJADA 

                                                                                                                               by:muket